10 Tanaman yang Paling Mematikan

Banyak tanaman yang sangat beracun menggunakan racun untuk pertahanan diri. Beberapa tanaman ada yang karnivora (pemakan daging). Keragaman ekstrim kehidupan tanaman di bumi memberi kita berbagai macam hal yang menarik - dan juga mematikan - dari tanaman. Karena beberapa tanaman lebih mematikan daripada yang lain, disini akan dikelompokkan kedalam sepuluh besar tanaman yang paling mematikan. Perhatikan baik baik, meskipun beberapa dari tanaman ini mungkin bisa anda ambil di halaman belakang rumah saat ini juga.



Doll's Eye
Juga dikenal sebagai White Baneberry, Doll's Eye adalah tanaman berbunga yang biasanya tumbuh di amerika bagian Utara. Namanya berasal dari buah tanaman, yang merupakan berry putih mungil dengan titik hitam yang kontras dan terlihat sangat mirip dengan mata. Meskipun seluruh tanaman ini beracun bila tertelan oleh manusia, buah nya atau 'mata' nya adalah tempat di mana sebagian besar racun terkonsentrasi. Karena mereka terlihat seperti permen kecil dan menarik untuk dicicipi, tanaman ini terkenal membahayakan anak-anak yang penuh rasa ingin tahu. Racun yang dihasilkan oleh tanaman ini adalah karsinogenik dan memiliki efek sedatif langsung pada otot jantung manusia dan akan menyebabkan kematian yang cepat jika dikonsumsi.





Angel Trumpet
Terompet terompet malaikat cantik yang juga bernama Brugmansia ini, adalah tumbuhan asli daerah Amerika Selatan. Dan mengandung racun yang kuat. Alkaloid-alkaloid penting seperti Atropin, hyoscyamine, dan skopolamin. Didokumentasikan dalam film dokumenter 2007 VBS.tv  dengan judul "Nafas Iblis Kolombia". Penjahat di Kolombia akan mengekstrak skopolamin dari tanaman ini dan menggunakannya sebagai obat ampuh yang membuat korbannya benar-benar tidak menyadari apa yang mereka lakukan meskipun dalam keadaan sadar. Dengan kata lain mengubah korbannya menjadi zombie. Skopolamin dapat dengan mudah diserap melalui kulit dan selaput lendir, yang memudahkan para penjahat meracun korbannya semudah meniup bedak di wajah korban. Film dokumenter ini penuh dengan cerita horor oleh individu yang telah diserang dengan cara ini. Salah satunya  mengenai kisah tentang seorang pria memindahkan semua harta keluar dari rumahnya (dan ke tangan pencuri) tanpa mengingat semua itu.




Giant Pitcher Plant
Meskipun tidak mematikan bagi manusia, tanaman Giant Pitcher Plant ini sangat mematikan bagi serangga, laba-laba, lalat dan bahkan tikus besar. Tanaman ini juga dikenal sebagai Nepenthes Attenboroughii, telah diketahui memangsa tikus kecil yang tanpa sadar masuk ke dalam kantongnya yang berdinding sangat licin. Ditemukan 5000 meter di atas permukaan laut di Gunung Victoria di Filipina, tanaman karnivora terbesar yang diketahui manusia ini mengeluarkan suatu zat seperti nektar untuk memikat mangsanya untuk menuju ke kolam enzim dan asam dan membuat korbannya lengket sehingga hampir mustahil untuk melarikan diri. Karena tanaman ini cenderung tumbuh di lingkungan yang kekurangan nitrogen, mereka mendapatkan nutrisinya dari korban yang membusuk, alih alih dari tanah.




Common Bladderwort
Common bladderwort, juga dikenal sebagai  Utricularia Macrorhiza adalah pemakan daging akuatik yang bergantung pada bagian bladderwort  yang terendam untuk menangkap mangsanya termasuk berudu/kecebong dan krustasea kecil. Sebuah kecebong atau ikan kecil tidak akan curiga  dan akan memnyantap sikat bulu eksternal yang memicu bladderwort untuk terbuka dan menangkapnya. Setelah tertangkap, korbannya akan mati lemas atau kelaparan dan kemudian membusuk dan disedot oleh sel-sel di dinding bagian dalam bladderworth.




White Snakeroot
Tanaman yang menewaskan ibu dari seorang presiden. White Snakeroot, juga dikenal sebagai Eupatorium Rugosum, adalah tanaman asli Amerika Utara yang sangat beracun. Tanaman ini mengandung Tremetol Toksin yang sangat tinggi, yang dapat membunuh manusia secara tidak langsung. Setelah mekar, biji kecil putih halus  mudah diterbangkan angin. Ketika tanaman dimakan oleh ternak, toksin diserap ke dalam susu dan daging. Ketika manusia makan daging sapi atau minum susu dari sapi-sapi yang tercemar, racun memasuki tubuh dan menyebabkan penyakit yang disebut Milk Sickness, yang sangat fatal. Ribuan penduduk Eropa dan amerika meninggal karena Milk Sickness pada awal abad ke-19. Milk Sickness juga merenggut kehidupan Nancy Hanks yang adalah ibu dari Abraham Lincoln.




Bushman’s Poison
Sesuai dengan namanya 'Bushman Poison' yang terkenal karena digunakan oleh Khoisan di Afrika Selatan untuk meracuni ujung anak panah, tombak dan sumpitan mereka. Meskipun tanaman menghasilkan bunga sedap baunya dan jika dicicipi manisnya seperti berry plum, namun benihnya bisa berakibat fatal. Racun Cardiac Glycoside terdistribusi ke seluruh bagian tanaman dalam jumlah yang bervariasi. Benih mengandung konsentrasi tertinggi, kulit kayu, batang, dan daun konsentrasinya rendah, dan buahnya mengandung racun paling sedikit. Bushman Poison juga dikenal dengan nama "Wintersweet".




Strychnine tree
Ratu Cleopatra pernah memaksa pelayannya untuk melakukan bunuh diri dengan makan biji pohon strychnine, yang mengandung Strychnine dengan tingkat mematikan . Dia melakukan ini dalam rangka untuk menentukan apakah itu akan menjadi cara terbaik untuk membunuh dirinya sendiri. Setelah melihat penderitaan yang dialami pelayannya, dia berubah pikiran. Pohon Strychnine adalah pohon berukuran sedang yang adalah tanaman asli India dan Asia Tenggara. Benih kecil di dalam pohon-pohon berwarna hijau hingga orannye mengandung alkaloid Strychnine. 30mg alkaloid ini sudah cukup fatal bagi orang dewasa, dan menyebabkan kematian yang sangat menyakitkan karena stimulasi ganglia sensoris di tulang belakang.




Wolfsbane
Wolfsbane, juga dikenal sebagai woman’s bane atau devil helmet, termasuk dalam  family buttercup. Tanaman Ini adalah tanaman abadi dan asli dari daerah pegunungan di belahan bumi utara. Wolfsbane mengandung sejumlah besar racun yang disebut Pseudaconitine, yang digunakan oleh orang-orang Ainu Jepang sebagai racun untuk berburu. Ketika tertelan, perasaan terbakar yang intens pada tungkai dan perut segera terasa. Dalam dosis besar, kematian dapat terjadi hanya dalam 2-6 jam. Hanya 20ml dari pseudaconitine yang diperlukan untuk membunuh seorang manusia dewasa. Namanya berasal dari sebuah mitologi yang mengisahkan bahwa tanaman ini bisa membuat manusia serigala tidak berani mendekat, makanya dinamakan 'wolfsbane'




Castor plant
Castor plants (Tanaman jarak) adalah asli Mediiterania, Afrika dan India, tetapi banyak ditanam sebagai tanaman hias di seluruh dunia. 'Risin' racun mematikan ini ditemukan di seluruh bagian tanaman, tetapi sangat terkonsentrasi dalam biji (atau kacang-kacangan) yang dibuat minyak kastor. Sebuah benih tunggal sudah cukup untuk membunuh orang dewasa dalam 2 hari, dengan penderitaan yang panjang. Gejala pertama terjadi hanya dalam beberapa jam dan termasuk sensasi terbakar di tenggorokan & mulut, nyeri perut, tinja berdarah, dan muntah. Racun risin tidak memiliki anti-toksin. Penyebab akhir kematian adalah dehidrasi. Dari semua binatang, manusia adalah yang paling sensitif terhadap biji castor, karena hanya dibutuhkan 1-3 untuk membunuh manusia dewasa, 10-12 untuk membunuh seekor anjing dan 80 untuk membunuh bebek. Castor plants saat ini adalah pemegang gelar Guinness World Records untuk tanaman yang paling beracun.




Western Water Hemlock
Water Hemlock, alias Cicuta douglasii, telah dinyatakan oleh USDA sebagai "tanaman paling beracun yang tumbuh di Amerika Utara". Water Hemlock mengandung racun Cicutoxin, yang jika tertelan, membuat kekacauan pada sistem saraf pusat, menyebabkan kejang grand mal - yang termasuk kehilangan kesadaran dan kontraksi otot yang sangat parah - dan akhirnya kematian. Water Hemlock berbeda dengan Poison Hemlock, yang dikenal sebagai pembunuh Socrates, yang mengandung alkaloid coniine dan membunuh dengan melumpuhkan sistem pernapasan korban. Namun Keduanya adalah anggota dari family wortel dan banyak terdapat di seluruh belahan bumi Utara.

No comments:

Not Indonesian?

Search This Blog